Afghan Siap Tinggalkan Indonesia

| Tuesday, June 1, 2010
Jakarta - Meski karirnya sebagai penyanyi tengah meroket, Afghan siap meninggalkannya. Pelantun lagu Sadis serius meninggalkan Jakarta untuk melanjutkan kuliah di Australia.

"Aku tidak sepenuhnya meninggalkan Indonesia. Pendidikan bagi aku sangat penting. Ini sekaligus untuk meningkatkan kemampuanku di bidang bisnis," terang Afghan saat ditemui di bilangan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (1/6).

Saat ini Afghan tengah gelisah menunggu hasil ujian dari kampusnya. Hasil ujian itu nantis akan dipakai sebagai bekal untuk memasuk kuliah di Australia.

"Yang pasti deg-degan Ujian itu juga mempengaruhi aku bisa ke Australia atau tidak," sambung bintang film Cinta 2 Hati ini.

Afghan mengaku tak main-main untuk kuliah di Negeri Kaguru itu. Pelantun lagu Bukan Cinta Biasa ini mengaku sudah berusaha semaksimal mungkin. Kini, persiapan Afghan tinggal mencari tempat tinggal di Australia.

"Aku masih cari-cari tempat kost yang enak. Tanya sama teman-teman kondisi disana bagaimana, cuacanya juga. Doakan saja semoga semua berjalan lancar," tutur pelantun lagu Sadis ini.

READ MORE - Afghan Siap Tinggalkan Indonesia

Biar Hujan, Slank Maju Terus Pantang Mundur

|
Jakarta - Grup Band Slank kembali menggelar konser di area terbuka, Pantai Karnaval Ancol, Jakarta Utara. Ini merupakan konser pertama Slank di tempat terbuka tahun 2010. Grup musik rock ini sebelumnya dilarang konser dengan alasan keamanan.

Hujan turun lebat Selasa (1/6/2010) malam itu. Tapi Slank yang merayakan kebebasannya kembali tetap bernyanyi tanpa henti. Selama kurang lebih 2 jam nonstop, Slank membawakan 27 lagu dengan lagu-lagu andalannya.

Konser dibuka dengan 'Mars Slank' dan 'Maju Tak Gentar'. Selanjutnya berturut-turut dengan lagu-lagu andalan Slank dan beberapa lagu terbaru dari album 'Jurus Tandur' seperti 'Omdong' dan 'Biar Happy'.

Dalam konsernya kali ini, Kaka, Bimbim, Abdee, Ridho dan Ivanka juga meluncurkan mini albumnya yang bertajuk 'Jurus Tandur no 18'. 'Jurus Tandur' itu mempunyai kepanjangan yang berarti maju terus pantang mundur.

Album Slank yang ke-18 ini diluncurkan bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila. Media yang digunakannya juga bukan media konvensional dalam bentuk kaset dan CD.

Slank menjual mini albumnya sebanyak 7 lagu dalam bentuk handphone Nexian. Dengan terobosan barunya tersebut, Slank mendapatkan Guiness book World of Record, Indonesia. Penghargaan itu diberikan langsung oleh Jaya Suprana kepada Slank sesaat sebelum konser.

Dan meski terus diguyur hujan lebat, para Slanker masih tetap bertahan menyaksikan penampilan band kesayangannya itu. Hujan tentu bukan masalah besar dibandingkan kekangenan pada sang idola yang telah cukup lama 'dicekal'.
READ MORE - Biar Hujan, Slank Maju Terus Pantang Mundur

d'Masiv Dag Dig Dug Jelang Konser di Singapura

|
Singapura - Rabu (2/6/2010) d’Masiv akan konser di Singapura. Band yang berdiri pada tahun 2003 itu mengaku gugup karena pertama kali konser di Singapura.

Rencananya esok Rian cs akan tampil bareng Sheila On 7 di konser yang bertajuk 'Indo Music Fest Singapore 2010'. Acara yang dipromotori oleh Green Media itu akan berlangsung di Fort Canning Park.

“Senang banget. Tapi deg-degan juga pertama kali main di Singapura. Biasanya kita di sini jalan-jalan atau nonton konser musisi luar negeri. Eh sekarang malah kita yang manggung di sini,” kata Rian saat ditemui di ruangan Ripta Loka, Gedung KBRI Singapura, Singapura, Selasa (1/6/2010).

Sebelum menggelar konser perdananya di Singapura para personel d’Masiv menyempatkan diri untuk bertemu dengan para pelajar Indonesia di ruangan Ripta Loka, Gedung KBRI Singapura. Saat itu d’Masiv sempat membawakan lagu 'Jangan Menyerah' dan 'Rindu Setengah Mati' dengan akustik.

“Senang banget bisa ketemu d’Masiv dari deket. Terutama pas lagi sesi tanya-jawabnya. Lebih seru lagi kalau misalnya lagu yg dibawain tadi lebih banyak,” kata Shannen Dermawan, seorang pelajar Indonesia di Singapura seraya tertawa.

Mau mendegarkan lebih banyak lagu dari d’Masiv? Yuk datang ke konser 'Indo Music Fest Singapore 2010' di Fort Canning Park pada, Rabu, 2 Juni 2010 pukul 08.00 waktu setempat. Tiket masuknya dibanderol dengan harga $48 Singapura atau sekitar Rp 320 ribu.
READ MORE - d'Masiv Dag Dig Dug Jelang Konser di Singapura