Five Minutes Bikin Lagu Ikuti Perkembangan Zaman

| Tuesday, June 29, 2010
Sebagai band yang terbentuk pada era 90-an, Five Minutes tidak ragu-ragu mengikuti perkembangan zaman dalam bermusik. Band yang terbentuk pada tahun 1994 itu membebaskan para personelnya untuk berkreasi.

Semenjak merombak awak personelnya pada tahun 2004, Five Minutes menjadi band yang seimbang antara idealis dan komersil. Makanya masing-masing personel Five Minutes dibebaskan membuat lagu dari berbagai jenis untuk dimainkan, termasuk lagu bergenre melayu.

"Sekarang FM ( Five Minutes) bebas mau kreasi sepeti apa. Kalau lagi musim apa, itulah yang dimainkan," jelas Ricky, keyboardis FM saat ditemui dalam penggarapan video klip terbaru Five Minutes (FM) yang berjudul 'Aisah' di Jalan Joe No.6, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Selasa (29/6/2010).

Lagu 'Aisah' terdapat di album ke-8 FM yang berjudul 'Satu Hati'. Dalam album tersebut FM menyajikan jenis lagu yang berbeda. Konsel lagu FM dalam album ke-8 dikemas dengan ringan.

"Materi lagunya sih ringan, tapi tetap kita jaga kualitas bermusik semaksimal mungkin, kita lebih eksplor lagi. Tiap personelnya juga menyumbangkan lagu," jelas Ricky.
READ MORE - Five Minutes Bikin Lagu Ikuti Perkembangan Zaman

Lady Gaga Promosi Video Klip Baru di Twitter

|
Gaung heboh penggunaan Twitter turut dimanfaatkan sejumlah superstar. Lady Gaga adalah salah satunya. Penyanyi nyentrik ini menggunakan situs mikro blogging itu untuk mempromosikan video klip anyarnya yang berjudul 'You and I'.

Seperti dikutip detikINET dari Independent, Selasa (29/6/2010), Lady Gaga pertama kali menyanyikan lagu tersebut pada acara amal tahunan milik Elton John, White Tie and Tiara Ball yang dilaksanakan di Inggris pekan lalu.

Dalam video itu, ia menyebutkan bahwa lagu tersebut tidak pernah diperdengarkan oleh siapapun sebelumnya. "Aku juga tak pernah bermain lagu seperti ini. Lagunya sedikit rock and roll," tukas penyanyi asal Amerika Serikat itu.

"Lagu ini kemungkinan besar tidak akan saya gunakan sebagai salah satu single saya," tambahnya. Dalam postingan Twitternya, Lady Gaga juga menuliskan, "Lagu baru. Ditulis di New York pada piano yang saya gunakan sejak kecil."
READ MORE - Lady Gaga Promosi Video Klip Baru di Twitter

Album Kedua, Alt Z Band Andalkan Lagu Daur Ulang

|
Bagi band indie, mendaur ulang sebuah lagu memang tak lazim, karena sisi idealis kadang menjadi satu kartu mati buat mereka. Namun tak begitu dengan band asal Bandung, Alt Z Band yang digawangi oleh dua orang personil dan kebetulan adalah saudara sepupu, Yoga (vokal/lead gitar) dan Ryo (drum).

Buat mereka, tak selamanya mendaur ulang sebuah lagu itu harus dengan alasan komersial. Makanya meski mereka adalah band indie, namun daur ulang lagu bukanlah satu pantangan.

"Kalau major label mendaur ulang lagu lama itu untuk kepentingan komersial, tapi kalau untuk kami, daur ulang lagu lawas itu karena ingin melestarikan nama penciptanya dan karya mereka yang hebat-hebat itu," papar Yoga saat ditemui di grand launching album kedua SETULUS HATI di Score, Ciwalk, Bandung, akhir pekan lalu.

Oleh karenanya, selain mengandalkan lagu ciptaan sendiri seperti Tanya yang menjadi hit single, Cicak+Buaya, Jika Nanti, Alt Z juga menggamit lagu lawas Kasih ciptaan Ryan Kyoto yang pernah dipopulerkan Ermy Kulit, dan lagu bergenre rock n roll berjudul Cemburu karya rocker legendaris almarhum Deddy Stanzah.

"Kami tak sekedar memanfaatkan popularitas lagu tersebut. Kami menghargai dari penciptanya hingga turunannya," lanjut Yoga yang kerap berkolaborasi dengan putra sulung Deddy Stanzah tiap kali live show membawakan lagu Cemburu.

Tak ketinggalan, dari segi promosi pun dipikirkan matang-matang oleh band dan manajemen. Cara baru promosi pun mereka jalankan di album kedua ini.

"Pada album perdana, kami melakukan promo tour keliling Indonesia setelah memproduksi album, tapi sekarang kami melakukan sebaliknya. Kami keliling Indonesia dulu, dari Irian Jaya, Lampung serta Jakarta dan Bandung, perkenalin lagi kami, abis itu baru kami memproduksinya," ungkap Ita FSK selaku produser sekaligus manajer band beraliran progressive pop ini.
READ MORE - Album Kedua, Alt Z Band Andalkan Lagu Daur Ulang